Donut Tanpa Telur


Percobaan kedua membuat donut kali ini, saya tidak menggunakan telur dalam resepnya. Masih menggunakan resep sebelumnya yaitu 250 gram tepung.

Kenapa saya butuh mencoba beberapa kali?

Karena saya ingin mengetahui berapa hasil dari 1 resep donut tersebut.
Berapa jumlah donut yang bisa dihasilkan?
Berapa berat masing-masing donut yang cocok untuk dijual?
Apakah tetap enak jika tidak menggunakan salah satu yang ada diresep?
Berapa lama waktu yang diperlukan sampai donut siap disajikan?
Berapa total modal dan harga jual yang akan saya patok nantinya?

Percobaan ini adalah cara saya untuk mengetahui tingkat keberhasilan dan kegagalan dalam sekali pembuatan.

Kenapa harus donut?
Donut adalah cemilan yang disukai banyak orang. Entah yang tampilannya biasa aja atau sekelas brand-brand ternama. Donut tetap menjadi pilihan paling dicari.

Saya dan anak-anak sangat menyukai donut. Dan untuk percobaan belajar ini donut adalah pilihan terfavorit keluarga. Dan dari sini juga anak-anak saya bisa belajar dengan membantu membuatnya.

Dulu, saya pernah beberapa kali membuat donut. Namun gagal terus. Sudah berbagai resep  saya baca dan resep yang diwariskan oleh mama juga dicoba. Ternyata ada satu trik yang tidak diajarkan mama saya agar donut jadinya cantik. Dan saya mendapatkan trik tersebut awalnya dari akun facebook lily chan.

Beberapa kegagalan saya dulu:
Donutnya gosong
Donut tidak mengembang
Bentuk donut tidak bulat cantik
Tidak empuk dan renyah
Malah membuat seisi rumah diare

Dan sekarang setelah tahu triknya, kegagalan yang belum saya peroleh hanya satu yaitu donutnya belum punya white ring. Selebihnya  sudah oke.

Resep yang donut tanpa telur ini adalah
250 gram tepung terigu
130 air es
3 sdm air hangat untuk 1 sdt ragi
10 gram susu bubuk
40 gram margarine
1 sdt garam
40 gram gula pasir
Minyak untuk menggoreng

Dari 1 resep ini menghasilkan 15 biji donut dengan berat sebelum proofing masing-masing 36 gram.

Saya belum menghitung modal. Karena tujuan awal memang untuk menghasilkan donut yang enak, empuk, dan chantik dulu.

Dan 15 biji donut untuk ketiga anak saya malah tidak cukup, hehe.

Next mau mencoba resep donut lainnya.

Yuliana

Komentar