Dalam
dunia berzerowaste-an, ada beberapa istilah yang sering digunakan oleh para
praktisi zerowaste. Istilah tersebut dikenal dengan 7R.
7
R ini bisa dipraktikkan dalam kehidupan kita sehari-hari.. Tentu saja dengan
kepedulian kita akan keberlangsungan hidup bumi.
Mau
tau apa aja yang termasuk dalam 7 R tersebut?
Yuk
kita ulas lebih lanjut
1.
Refuse
– Menolak
Mulai menolak kemasan atau
produk yang menghasilkan sampah yang tak bisa terurai atau gaya hidup yang
tidak sehat. Membeli hanya dalam wadah besar/curah. Sehingga tidak menghasilkan
sampah lebih banyak lagi. Membawa kantong belanja sendiri, membawa wadah makan/minum yang bisa
digunakan berulang.
Untuk pelaku usaha, mulai
mencari alternative kemasan yang ramah lingkungan seperti bioplastik, biofam,
daun pisang, besek dan lain-lain.
2.
Refuse
– Kurangi
Mulailah hidup hemat, membeli
sesuai kebutuhan, memasak seperlunya sehingga tidak menyisakan sisa makanan
berlebih, mengatur belanja per pekan/bulan. Mulai hidup sehat dengan makanan
sehat. Membeli pakaian dengan masa pakai lama.
3.
Reuse
– Gunakan ulang
Jangan mudah membeli yang
baru jika barang yang kita punya masih bisa digunakan. Manfaatkan kembali
sampai masa pakainya berakhir. Misalnya: kaos yang sudah lusuh/kucel bisa
dijadikan kain pel, kain perca buat kerajinan, botol air mineral bisa dijadikan pot tanaman,
wadah ecobrick dan masih banyak lagi.
4.
Recycle
– Daur ulang
Ada banyak produk yang bisa
didaur ulang. Ada banyak bank sampah yang mengelola sampah yang bisa didaur
ulang. Namun upaya ini juga butuh proses yang tidak singkat dan murah.
5.
Rehome
– mencarikan rumah baru
Seperti menyumbangkan
barang/benda milik kita yang sudah tidak kita gunakan lagi baik karena tidak membutuhkannya, atau lebih bermanfaat
buat orang lain. Sehingga barang tersebut punya rumah baru.
6.
Replant
– Menanam Kembali
Jika memiliki tanaman/bibit/
biji yang kita punya tanam kembali atau berikan pada orang lain untuk ditanam.
Misalnya punya bibit cabe, biji/stek pohon mangga dan lain-lain. Bisa kita tanam
kembali.
7.
Rot
- Membusukkan atau Membuat Pupuk
Kompost
Sisa konsumsi organic dapur
kita bisa dijadikan pupuk komposter.
Nah, mulai lebih akrab kan dengan istilah-istilah diatas?
Kita bisa menerapkan dan mempraktikkannya dalam
kehidupan dan keseharian kita.
Mulailah sekarang!
Mulailah saat ini!
Yuk beraksi!
Yuliana
#Tulisan ini diikutsertakan
dalam ODOP bersama Estrilook Community
#Day5

Komentar
Posting Komentar