Gangan Asam Penggugah Selera Pasca Sakit



Suhu tubuhnya sudah menurun, namun nafsu makannya masih belum normal. Alta masih enggan memakan nasi hanya mau minum susu atau sesuatu yang manis.


Namun pagi  kemaren, dia bilang pengen dibuatkan masakan  ikan patin masak kuning. Menu ini sering dimasakkan neneknya sewaktu kami masih tinggal di rumah nenek beberapa bulan yang lalu. Rupanya Alta kangen makan ikan patin masak gangan asam.


Menu gangan asam ini adalah masakan  tradisional Kalimantan selatan, sayur  berkuah kuning yang dalam bahasa Indonesia disebut  sayur asem. Namun berbeda dengan sayur asam betawi baik sayur yang ada didalamnya maupun bumbunya. Masakan ini makin enak jika disajikan dalam keadaan masih hangat bersama nasi hangat dan sambal acan. Ikan yang digunakan biasanya adalah ikan patin, ikan gabus, kepala ikan kakap, dan  kepala ikan baung.


Cuss lah saya meminta abangnya beli ikan patin dilangganan, Alhamdulillah penjual ikannya jualan pagi ini, karena sehari sebelumnya dia tidak jualan karena sedang pulang kampung.


Kemudian  saya mengolah tiap bahannya di dapur. Berharap dengan menu yang diminta Alta, dia mau makan dengan lahap dan kembali pulih kondisinya.


Satu jam kemudian makan siang sudah siap, seporsi gangan asam ikan patin terhidang di hadapan Alta. Dengan binar matanya dia melahap ikan patin dan kuahnya  dan tentu saja ditambah nasi putih.


Gangan asam ini sangat mudah mengolahnya. Bahannya juga mudah didapatkan.


Bumbu yang dihaluskan
5 buah kemiri sebelummnya direndam dulu diair
5 siung  bawang merah
1 ruas kunyit
Serei
Kacang panjang
Kol
Ketimun
Garam
Gula
Pelengkap
Ikan patin
tomat


Cara buatnya:
  1. Bumbu diulek halus, balurkan ke ikan patin yang sudah diberi garam dan  asam jawa selama 10 menit
  2. Panaskan  air setengah panci  sampai mendidih
  3. Masukkan kacang panjang, kol, timun  hingga setelah setengah lunak
  4. Masukkan ikan dengan bumbunya
  5. Setelah matang  masukkan garam, gula dan tomat yang sudah dipotong
  6. Kemudian hidangkan.


Salam kenyang,

Yuliana



Komentar