Perselingkuhan
adalah hal yang paling menyakitkan dalam sebuah hubungan terutama dalam
penikahan. Tak ada yang menginginkannya terjadi pada sebuah pernikahan baik
yang baru seumur jagung ataupun sudah golden age sekalipun. Dan tak ada jaminan
pula jika pernikahan yang bahagia tak akan diserang oleh virus bernama
selingkuh.
Kesetiaan
total tidak tersedia begitu saja ditahadapan mata. Kesetiaan harus diupayakan
secara berkesinambungan dengan usaha sampai nafas meninggalkan raga.
Upaya-upaya
ini wajb kita usahakan dengan kesungguhan selain berdoa kepada Sang Pengatur
Jodoh tentunya. Pernikahan perlu
imunisasi. Imunisasi inilah sebagai pembenteng dan penguat dalam hubungan.
Landasi
pernikahan karena ibadah pada Allah
Sebelum
menaiki tangga pernikahan, hendaknya kedua belah pihak saling menguatkan alasan
dalam penikahan yaitu menjalankan ibadah kepada Allah. Penuhi hak
dan kewajiban pasangan, pegang teguh janji pernikahan dan terus bermohon memiliki pernikahan yang
sakinah mawadah warohmah.
Dahulukan
pasangan
Rutinitas
terhadap pekerjaan, aktivitas sehari-hari, urusan anak-anak, bersosialisasi dan
menjalankan hobi. Membuat perhatian kepada pasangan jadi terabaikan.
Anda
harus menempatkan pasangan diurutan pertama selain anak-anak.
Menyisihkan
waktu khusus berdua minimal 1 kali dalam
sepekan, fillow talk, mengatakan kata-kata
mesra, pujian seperti dia sangat berarti untuk anda, mengkomunikasikan langkah
dan misi bersama jika menemukan masalah
dan mencari solusinya, ingatkan komintmen pernikahan dan alasan mencintainya.
Jika
perlu buatlah tulisan di dinding kamar tidur berisi tujuan pernikahan sebagai pengingat bersama.
Hindari
area menggoda
Tempat
yang paling rentan memicu perselingkuhan adalah tempat kerja dan dunia maya.
Upayakan
beberapa aktivitas berikut:
Hindari
cipika cipiki ramah tamah dengan lawan jenis
Hindari
bertemu berdua saja dengan lawan jenis di tempat terbuka ataupun tertutup
Hindari
makan siang atau sekedar ngopi berdua dengan orang yang sama disegala waktu
Jika
ada pesta kantor, hindari berdansa/karaoke berdua termasuk selepas acara
Hindairi
curhat atau berbagi perasaaan kepada orang lain terutama lawan jenis.
Dunia
maya atau social media sekarang kerap dijadikan ajang curhat baik mengenai diri
pribadi atau pasangan. Sehingga
mengundang orang lain untuk berkomentar atau simpatik pada anda.
Perselingkuhan
bukan hanya fisik atau hubungan badan
namun juga emosional. Dan ini bisa merusak kepercayaan dalam pernikahan.
Hendaknya
gunakan social media secara bijak dan produktif. Hindari grup yang tidak memberi nilai kebermanfaatan untuk diri pribadi dan hindari pula grup yang
mengajak bertemu muka secara bercampur baur dengan lawan jenis.
Salam
harmonis,
Yuliana

Komentar
Posting Komentar