Tetiba dada terasa sesak, nafas terengah-engah,
mulai merasakan ada gatal yang berangsur semakin intens dikedua telapak tangan
dan telapak kaki, kulit pun mulai memerah dan tubuh mulai lemas tak berdaya. Akhirnya
lunglai terbaring di lantai.
Anak-anak bingung karena melihat saya terbaring
lemas dan menggaruk kedua telapak tangan yang memerah. Dengan sedikit daya,
saya minta mereka mengambil obat alergi yang tersedia selalu di tempat obat.
Masih berbaring, obatpun diminum dan menunggu
reaksinya berkurang. Saya pun mengingat-ingat, apa yang disentuh barusan di
dapur. Padahal rasanya semua sudah bersih.
Memang saya memiliki satu alergi yang baru 1
tahun ini kerap terjadi. Alergi debu. Sedang kan debu kayaknya tidak bisa
dihindari. Selalu ada debu di dalam rumah. Terutama pada benda yang jarang
tersentuh atau digunakan.
Sebenarnya bukan karena apa yang barusan
disentuh di dapur yang membuat saya harus mengalami gejala alergi ini. Namun keteledoranlah yamg menjadi penyebab.
Cuci tangan terlihat sepele. Namun kebiasaan ini
harus dicontohkan dan dibiasakan pada
semua orang sebagai gaya hidup.
Tak ada yang mau memiliki satu alergi atau
terpapar bakteri di tempat yang kita anggap sudah bersih. Begitu pula anak-anak.
Anak-anak adalah makhluk lemah imun yang
rentan terkena penyebaran penyakit. Selain
ibu hami, penderita kanker, diabetes dan usia lanjut.
Anak-anak harus sedini mungkin memiliki kebiasaan untuk selalu
mencuci tangan setiap keluar dari kamar mandi, toilet rumah, toilet umum, atau
tempat umum yang memiliki tingkat kebersihan yang rendah.
Kenapa? Anak-anak dibawah usia 4 tahun suka
menyentuh muka, hidung dan memasukkan jari ke mulut. Dan ini sangat rentan terkena diare,
flu atau keracunan makanan.
Tempat-tempat yang juga rentan penyebaran
penyakit yaitu di sekolah, di kafetaria, kapal pesiar dan public area lainnya.
Berikan contoh, ajak mereka mencuci tangan
dengan benar menggunakan sabun, membersihkannya kemudian mengeringkannya.
Teruslah edukasi
apa saja yang harus mereka lakukan jika menyentuh benda-benda kotor atau
benda-benda di tempat umum.
Yuliana
*Tulsian ini diikutsertakan ODOP bersama
Estrilook Community
#DAY21

Komentar
Posting Komentar