Baru beberapa hari
yang lalu, saya membaca disalah satu grup facebook bahwa di kota kecil tempat
saya tinggal sekarang, ada kejadian mengenaskan. Berita seorang anak diperkosa.
Ngeri membayangkannya. Jadi teringat anak
perempuan saya.
Memang tidak semua
perempuan memiliki kemampuan bela diri sehingga bisa sedikit mencegah jika ada
kejadian buruk yang mengintai. Namun tak salahnya jika para perempuan juga
membekali diri dengan pengetahuan bagaimana cara menghindari hal tersebut atau lebih tepatnya mencegah kejadian buruk
itu menimpa diri anda.
Sebelum kita sampai
pada bahasan cara mencegah atau menghindari pelaku kriminal maka baiknya kita
memahami cara pikir pelaku pemerkosa beraksi.
Ada 6 tipe target
yang biasanya menjadi sasaran empuk para pemerkosa. Yaitu:
1. Target yang tidak mengenalinya
Coba
tatap mata orang yang anda curigai, perhatikan apa yang dikenakannya, ciri orangnya,
kulit, gigi, tattoo kalo ada, model rambut,postur tubuh, dan bentuk wajahnya. Berinteraksilah
dengannya seolah-olah anda mengenalinya. Dengan begitu, pelaku akan berpikir
jika dia tertangkap maka dengan mudah anda mengenalinya.
2. Target
berbaju longgar.
Pelaku
pemerkosaan bisanya lebih mudah melakukan tindakan jika si target memakai
pakaian longgar, rok mini, baju kebesaran karena mudah disobek dan digunting.
Jadi
pakailah pakaian yang sangat sulit untuk dilepaskan pelaku sehingga anda punya
cukup waktu jika anda sudah diincar.
3. Targetnya
sendirian
Perempuan
yang berjalan sendirian dan tampak kebingungan akan mudah menjadi korban dari
pelaku pemerkosaan. Baiknya keluarlah bersama teman agar lebih aman atau jika
terpaksa sendirian, minta petugas keamanan/security menenami anda ke parkiran. Jika
menuju parkiran pastikan kunci kendaraan sudah ditangan dan secepatnya mengunci
semua pintu mobil.
4. Target
di toilet umum.
Waspada
pada sekitar toilet umum. Terutama dimalam hari dan sepi. Jika merasa tidak
aman mintalah petugas keamanan untuk mengawasi anda.
5. Target
mengikat rambutnya ekor poni
Model
rambut ini mudah sekali untuk direnggut dan diseret. Hindarilah.
6. Target
tidak waspada
Seperti
sibuk menjawab telepon di tempat umum/sepi, sedang mendengarkan headphone
sehingga tidak bisa mendengar apa-apa, sibuk mencari-cari sesuatu didalam tas.
Setelah
anda mengetahui siapa saja yang kemungkinan menjadi target pelaku pemerkosaan,
baiknya kita selalu waspada dan penuh kehati-hatian. Dan sebaiknya memang
perempuan tidak boleh keluar sendirian tanpa didampingi apalagi jika malam
hari.
Mari
menjaga diri sendiri dari tindak pelaku kejahatan di sekitar kita.
Yuliana
*Tulisan
ini diikutsertakan dalam ODOP bersama Estrilook Community
#Day17

Komentar
Posting Komentar