Baru
beberapa jam yang lalu kita melewati peralihan kalender dari 2018 ke 2019,
jangan terlena dengan kehiruk pikukan pesta yang banyak diadakan tadi malam.
Seperti
pagi ini, awal tahun 2019 saya beserta anak-anak memulai tanggal 1 Januari ini dengan membuat sabun jelantah. Tau tidak
sabun jelantah itu sangat berbahaya dan dapat mencemari lingkungan jika hanya
dibuang ke saluran pembuangan wastapel
atau ke tanah?
Mungkin
masih banyak yang belum tahu, sabun jelantah itu apa ya? Jadi sabun jelantah
adalah sabun yang bahan dasarnya adalah minyak jelantah. Minyak sisa atau bekas
masak di rumah. Ada berbagai warna dari minyak tersebut. Tergantung kita habis
masak apa.
Sebenarnya
minyak paling aman hanya bisa digunakan untuk menggoreng 2 kali saja. Jika
minyak sudah berbuih saat dipanaskan artinya minyak sudah tidak bagus lagi
untuk digunakan memasak.
Kebanyakan
kita hanya membuangnya saja, namun sekarang ada beberapa komunitas dan orang-orang
yang mulai memanfaatkan minyak bekas ini agar bisa berguna atau memperpanjang
masa pakainya.
Ada
yang membuat sedekah jelantah untuk bahan biodiesel, terus buat pengganti lilin
dan sabun jelantah.
Jangan
mikir jika untuk membuat sabun jelantah itu ribet, semua bahannya ada di
sekitar kita. Namun memang butuh niat yang kuat agar mau membuatnya.
Sebenarnya
resep dan toturial banyak di internet dan youtube. Namun saya ingin juga mengambil
peran untuk berbagi buat bunda-bunda yang mau membuatnya dengan bahan mudah dan
murah.
Sebelum
kita membuat sabun jelantah , 2 hari sebelumnya minyak harus direndam di arang
yang sudah ditumbuk halus ya. Agar aroma ikan/ amisnya hilang.
Baik
kita mulai mempersiapkan bahan :
500
gr minyak jelantah (yang sudah direndam
1-2 hari sebelumnya- saring dengan kain/kaos)
190
gr Air ( kali ini saya pakai air pandan)
64
gr NaOH (soda api)
Alat
yang harus dipersiapkan :
Wadah
plastic untuk mencampur NaOH dan air
Wadah
plastic untuk mencampur minyak
Pengaduk
(kayu/sendok stenless)
Spatula
Loyang/cetakan
(bisa kotak bekas susu/cetakan pudding plastic)
Kain
lap/Koran bekas
Timbangan
digital
Siapkan
juga pengaman:
Masker
Kacamata
Sarung
tangan
Cara
membuat :
Step
1
Masukkan
soda api/NoAH ke air pandan (jangan terbalik karena bisa meledak)
Aduk
sampai larut
Diamkan
sampai suhu ruang
Step
2
Masukkan
campuran minyak ke campuran soda api tadi
Aduk
sampai mengental sekitar 20-30 menit
Kemudian
tuang adonan sabun ke cetakan (olesi cetakan dengan minyak/ lapisi dengan
kertas nasi)
Setelah
didiamkan selama 1 malam
Potong
sabun atau keluarkan dari cetakan, angin-anginkan ( ini proses saponifikasi)
Setelah
3-4 pekan sudah bisa digunakan
Namun
untuk lebih bagus lagi diamkan selama 2-3 bulan.
*catatan
: alat yang digunakan untuk membuat asabun jangan digunakan lagi untuk memasak
yang lain.
Nah,
bagaimana teman-teman, mudahkan? Hayo bikin. Cegah minyak jelantah kita tidak
berakhir sebagai sampah yang bisa mengotori bumi.
Sabun
jelantah ini bisa digunakan untuk membersihkan lantai rumah, lantai wc, kerah
baju yang kotor dan lain-lain.
Mari
bergerak untuk menyelematkan bumi kita.
YUliana
*tulisan
ini disertakan dalam ODOP bersama Estrilook Community
#Day1






Salam kenal mba.., wah sepertinya nanti bisa dicoba di rumah nih mba , arang nya apakah arang yang untuk bakar sate kah mba? Terus NaOH biasanya beli dimana?
BalasHapussalam kenal juga, iya arang yang biasa buat bakar ikan/sate dll. klo NaOH bisa beli di toko bahan bangunan biasanya lebih familiar dengan soda api
HapusSiap eksekusi mom...makasyiiih, tp nyiapin bahan dasar minyak jelantah dulu nih 😊
BalasHapussemangat mom, klo dah bisa, tularin ke yang lain ya....
Hapus